Wajib Pajak PBB Dusun Traman Lunas 100 %

pare.desa.id │ PARE – Malam ini, Senin (23/04/2018) wajib pajak PBB Dusun Traman telah membayar  lunas 100 % pajak terutangnya. Hal ini karena penyampaian SPPT kepada wajib pajak oleh Kepala Dusun Traman, Saniman, telah diberikan sebulan yang lalu. Sehingga ada jenjang waktu selama 1 bulan bagi wajib pajak untuk mengumpulkan uang guna pembayaran PBB yang menjadi tanggungannya.

pembayaran PBB

Tanpa menunggu semua warga kumpul, Kadus Saniman menerima pembayaran PBB

Penarikan PBB pada malam hari ini berbarengan dengan kegiatan rutin warga Dusun Traman, yaitu Pertemuan Kelompok Tani Sumber Makmur I Dusun Traman dan Pertemuan Pokmas yang diadakan 1 bulan sekali. Acara dibuka oleh Kepala Dusun Traman, Saniman dengan menerima pembayaran PBB dari wajib pajak. Tidak menunggu semua warga kumpul, namun satu per satu warga yang datang langsung melakukan pembayaran dan diterima oleh Saniman. Dengan demikian karena tidak menunggu antrian, pelaksanaan pembayaran PBB bagi warga bisa berjalan dengan lancar dan selesai dengan baik.

bayar PBB

Warga satu per satu membayar PBB kepada Kadus Traman, Saniman

Selesainya pembayaran PBB bagi wajib pajak Dusun Traman, Kadus Traman, Saniman menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga masyarakat Dusun Traman karena telah membayar kewajibannya yaitu membayar PBB dengan lunas. “Kula ngaturaken agunging panuwun ingkang tanpa pepindan, mbok bilih ing dalu punika trip PBB, Pajak Bumi dan Bangunan, Alhamdulillah ing mriki punika sampun lunas” demikian ungkap Saniman, Kadus Traman.

pembayaran PBB

Warga duduk santai sambil bercengkerama

Disisi lain, pengurus Kelompok Tani, Joko Murdiyono sebagai Sekretaris dan Suwarso sebagai Bendahara, melaksanakan tugasnya seperti biasanya, yaitu menerima pembayaran atau iuran rutin dari anggota, baik kelompok tani maupun pokmas. Disamping itu juga menerima pembayaran pupuk bagi anggota yang belum membatar pupuk. Karena untuk kebutuhan pupuk bagi para petani Dusun Traman, pembeliannya dicukupi dulu oleh kelompok, dan bulan berikutnya bagi anggota yang membeli pupuk dengan kredit, membayar pupuk tersebut kepada pengurus kelompok tani.

Pada pertemuan malam ini kebetulan dihadiri Stokis Pupuk Organik POC – SSA, Subandi. PR, S.Pd dari Wonogiri. Dia menawarkan pupuk organik produksi oleh CV. Prima Indoniaga, yaitu POC-SSA. Untuk meyakinkan kepada para petani tentang pupuk yang di tawarkan, Subandi melakukan uji coba terhadap tanah sawah di Dusun Traman. Fungsi ppupuk SSA untuk menggemburkan tanah yang sudah keplak. Dan untuk membuktikan hal itu digunakan alat sederhana yang memakai bolam 100 watt. Tanah yang belum di kasih pupuk SSA ditancapi alat, lampunya tidak nyala, setelah dikasih pupuk organik SSA, kemudian ditancapi alat tersebut ternyata lampu bisa nyala dengan terangnya. (admin)

 

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply