TAKBIR MENGGEMA DI HALAMAN SD NEGERI 2 PARE

PARE, pare.desa.id – Jamaah dari Josari, Pondok, Ngesong, Sumber dan Traman berduyun-duyun datang di halaman SD Negeri 2 Pare untuk melaksanakan Sholat Idul Adha, Rabu (22/08). Gema takbir “Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Laa Illaha Illallaahu Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Wa Lillaahilhamd” terus menggema dan mengumandang sejak dini hari sampai sebelum Sholat Idul Adha di laksanakan.

Sholat Idul Adha

Jamaah Putri sedang mendengarkan khutbah dengan tertib, Rabu (22/08) (doc. pare.desa.id – Foto : Mariyanto)

Prosesi shalat Idul Adha dimulai pukul 06.15 WIB terlebih dahulu disampaikan informasi tentang keuangan PHBI atau Paguyuban Sholat Ied Pare Selatan oleh Parmin, Tokoh masyarakat dari Dusun Ngesong, bahwa kas tahun 1439 H Rp. 528.000,00, Infaq pada Idul Fitri tahun 1439 H Rp. 4.820.000,00, pengeluaran pada Idul Adha tahun ini Rp. 945.000,00 sehingga Total Kas pada Tahun 1439 H ini berjumlah Rp. 4.403.000,00. Kemudian disampaikan pula informasi hewan kurban dari Dusun Josari 1 ekor sapid an 13 ekor kambing, Pondok Ngesong 1 sapi 9 ekor kambing, Dusun Sumber 1 ekor sapid an 2 ekor kambing serta Dusun Traman 5 ekor kambing. Totalnya 3 sapi dan 29 ekor kambing.

Sholat Idul Adha

Muhammad Mahmud Musthofa sebagai Imam dan Khotib sedang memberikan khutbahnya, Rabu (22/08) (doc. pare.desa.id – Foto : Mariyanto)

Imam dan Khotib Ustaz Muhammad Mahmud Musthofa, S.Ag dari Tlogorejo. Usai shalat dilanjutkan dengan khutbah “Tidak ada orang yang tidak berkorban. Mereka yang tidak ber korban untuk Allah ta’ala, pasti akan berkorban untuk selain Allah, dan mereka yang berkorban untuk Allah, bisa jadi terkotori dengan berkorban untuk selain Allah.,” tutur Mahmud Musthofa saat menyampaikan khutbahnya.

Hikmah dan inti khutbah yang bisa dipetik adalah bahwa,Allah telah memerintahkan kita supaya pengorbanan itu hanya untuknya saja, sebagaimana pengorbanan Nabiyullah Ibrahim a.s.seperti firman Allah dalam surat Al An’am ayat 162 bahwa “Katakanlah, sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku pada jalan yang lurus, yaitu agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukan termasuk orang-orang yang musrik, katakanlah, sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Sholat Idul Adha

Para remaja dari Josari, Pondok, Ngesong, Sumber dan Traman berkumpul membuka kotak dan menghitung perolehan infak seusai Sholat Idul Adha, Rabu (22/08) (doc. pare.desa.id – Foto : Mariyanto)

Seperti pada pelaksanaan Sholat Ied sebelum-sebelumnya setelah rangkaian prosesi selesai, para remaja dari Dusun Josari, Pondok, Ngesong, Sumber dan Traman sebagian beres-beres dan bersih-bersih lokasi, sebagian lagi berkumpul, membuka kotak infaq dan menghitung infak yang terkumpul. (admin/mryt)

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply