PEMILIHAN LANGSUNG CALON ANGGOTA BPD DESA PARE

PARE, pare.desa.id – Menindaklanjuti Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 47 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 8 Tahun 2018, bertempat di gedung olah raga komplek Balai Desa Pare, panitia pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Pare melaksanakan musyawarah perwakilan pemilihan secara langsung untuk memilih Anggota Badan Permusyawaratan Desa berdasarkan keterwakilan wilayah, Senin, (29/10/2018). Sistem penjaringan yang digunakan adalah pemilihan secara langsung. Dan karena semua calon dianggap baik oleh pemilih, maka 10 calon yang memenuhi syarat dipilih semua, pilihan urut dari yang paling baik menurut pemilih masing-masing. Cara ini justru membuktikan bahwa pamilihan calon anggota BPD Desa Pare benar-benar demokratis dan sangat subyektif, karena para pemilih memilih semua calon yang berjumlah 10 orang dan sesuai dengan urutan  kriteria terbaik menurut pemilih yang telah mewakili wilayahnya masing-masing.

Calon anggota BPD Desa Pare

Calon anggota BPD Desa Pare yang berasal dari 10 dusun berdasarkan keterwakilan wilayah. Balai Desa Pare, Senin (29/10/2018) (doc. desa pare – Foto ; Mariyanto)

Sesuai dengan ketentuan bahwa pilihan diberikan nilai skor, yaitu memilih pada pilihan pertama diberi skor sama dengan nomor urut terakhir, memilih nama pada pilihan kedua diberi skor sama dengan skor untuk pilihan pertama dikurangi 1, dan begitu seterusnya.

Peserta musyawarah perwakilan pemilihan secara langsung yang diundang panitia berjumlah 112 orang yang terdiri dari 11 orang Ketua RW, 35orang  Ketua RT, 11 orang  Kader Posyandu, 11 orang unsur LPKK, 11 orang Karang Taruna, 33 orang Tokoh masyarakat dari dusun se – Desa Pare. Namun yang hadir 84 orang.

Dalam pemilihan calon anggota BPD kali ini di ikuti oleh perwakilan dari 11 dusun, namun calon dari Dusun Tangkluk yang bernama Devi Fitrianingsih tidak hadir, sehingga batal sebagai calon anggota BPD dan tidak bisa di pilih. Ketidakhadirannya karena dia tidak mendapatkan ijin keluar dari instansi tempat dia bekerja. Dengan demikian calon anggota BPD yang bisa dipilih sejumlah 10 orang dari 10 dusun di Desa Pare.

Sambutan Kepala Desa

Kepala Desa Pare, Sugeng sedang memberikan sambutan. (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Seperti disampaikan oleh Sugeng, Kepala Desa Pare dalam sambutannya bahwa, “Pada saat ini nanti, kita semua mempunyai hajat yaitu pemilihan BPD Desa Pare. BPD Desa Pare untuk tahun ini sudah purna, dan per bulan Desember tahun 2018 harus sudah terbentuk BPD yang baru.Tentunya dari sosialisasi kemarin,bapak ibu semua, peserta sudah memahamitugas panjenengan nanti untuk memilih, wakil dari wakil-wakil panjenengan yang sudah panjenengan usulkan dari tingkat dusun. ini sudah ada calon 11  orang dari 11 dusun, manga nanti di cermati, dianalisa, siapa-siapa yang memang akan kita pilih sebagai anggota BPD yang akan bersama-sama berjuang, yang akan membawa sesuatu untuk Desa Pare yang lebih baik”.

Peserta Musyawarah

Peserta pemilihan calon anggota BPD Desa Pare yang terdiri Ketua RW, Ketua RT, Posyandu, LPKK, Karang taruna dan tokoh masyarakat utusan se – Desa Pare. Balai Desa Pare, Senin (29/10/2018) (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Ada 2 aspek untuk menentukan berapa jumlah anggota BPD Desa Pare yang akan terpilih, yaitu Jumlah Penduduk di Desa Pare yang berjumlah 4795 jiwa, skor 2 dan Kemampuan Keuangan Desa ( ABP desa ) Desa Pare sejumlah 1.462.843.900,- di tahun 2018 ini skornya 2, sehingga jumlah skor 4, dengan demikian sesuai dengan Perbup Nomor 47 Tahun 2018 tentang petunjuk pelaksanaan Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang BPD, maka BPD Desa Pare berjumlah 7 orang. Sedangkan pada Jum’at (19/10/2018) LPKK Desa Pare telah melaksanakan musyawarah perwakilan pemilihan secara langsung berdasarkan keterwakilan perempuan, dan telah terpilih Sdri Desi Natalia dari Dusun Susukan untuk menjadi anggota BPD Desa Pare dari unsur keterwakilan perempuan. Itu berarti dari 10 calon anggota BPD berdasarkan keterwakilan wilayah hanya di pilih 6 orang untuk menjadi anggota BPD Desa Pare.

Penghitungan Suara

Panitia melaksanan proses penghitungan suara dengan diawali pengeluaran surat suara dari kotak suara. Balai Desa Pare, Senin (29/10/2018) (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Dari proses musyawarah perwakilan pemilihan secara langsung untuk memilih Anggota Badan Permusyawaratan Desa berdasarkan keterwakilan wilayah pada hari ini, telah terpilih 6 orang terbaik di Desa Pare yaitu, Maya Prana dari Dusun Sumber memperoleh skor 607, Handoyo Diansi dari Dusun Tandon memperoleh skor 571, Warsito dari Dusun Susukan memperoleh skor 567, Tino dari Dusun Pare memperoleh skor 503, Mulyono dari Dusun Serut memperoleh skor 496 dan Waridi dari Dusun Gondang memperolah skor 477. (admin/mar)

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply