PENYALURAN KUR KHUSUS PETERNAKAN RAKYAT DAN BUMN UNTUK NEGERI

Penyerahan Klaim Asuransi

Peternak Sapi Desa Pare menerima Klaim Asuransi Jasindo secara simbolis yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (doc. desapare – Foto :Mariyanto)

SIDOHARJO, pare.desa.id – Menko Perekonomian dan Pemda Jawa Tengah, Kamis (06/12/18)  telah melaksanakan Penyaluran KUR Peternakan Rakyat, BUMN Hadir untuk Negeri, Pemberdayaan Ekonomi Santri dan Tabligh Akbar Kebangsaan di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018, bertempat di BUMP PTS Desa Kebon Agung Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Berkenan Hadir dalam acara ini, Menko Perekonomian, Gubernur Jawa Tengah, Sekretaris Menko Perekonomian, Direksi BUMN/BUMD dari Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Jateng serta Bank Swasta Nasional, Ketua Forum Santri Nasional, Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah, Perwakilan Negara sahabat dari Malaysia, Australia, Jerman dan Singapura, Wakil Bupati Pacitan, Wakil Bupati Wonogiri, Tokoh masyarakat, alim ulama, Kelompok Tani dan Ternak dan Perwakilan BUMP seluruh Indonesia.

Gubernur menyampaikan sambutan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sedang menyampaikan sambutan. (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Kegiatan ini sudah di rancang sejak 1 (satu) tahun yang lalu oleh Menko Perekonomian dan Pemda Jawa Tengah dengan melibatkan Kementrian dan lembaga terkait, BI Provinsi Jawa Tengah, Bank Penyalur dan Penjamin KUR serta Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Kegiatan ini dilaksanakan di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Wonogiri karena Provinsi Jawa Tengah Merupakan Provinsi dengan jumlah UMKM dan realisasi penyaluran KUR terbesar di tingkat Nasional. Realisasi KUR di Jawa Tengah sejak Januari 2018 sebesar Rp. 20,4 Triliun, yang berarti sebanyak 17,5 % dari total seluruh KUR Nasional yang disalurkan sampai dengan bulan Oktober tahun 2018 sebesar 113,6 Triliun. Dan Wonogiri dipilih karena sudah ada pioneering untuk  Badan Usaha Milik Petani (BUMP), Ini sesuai dengan harapan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bahwa “Wonogiri di pilih dengan satu harapan nantinya akan ada sentra-sentra yang bisa di pakai untuk belajar dan saling berbagi”. Ujarnya.

Tamu undangan dan peserta

Para tamu undangan baik dari dalam maupun luar Negeri beserta para peserta penerima KUR. (doc. desa pare – Foto : Mariyanto).

Beberapa potensi yang mendukung perkembangan peternakan rakyat di Jawa Tengah khususnya di Wonogiri, antara lain tersedianya hijauan yang melimpah dengan adanya Waduk Gajah Mungkur, secara tradisional masyarakat memelihara sapi, serta adanya korporasi petani, yaitu Badan Usaha Milik Petani (BUMP) yang sudah mendapatkan pengakuan secara Internasional. Acara penyaluran KUR khusus peternakan rakyat ini disinergikan dengan penyaluran program CSR, BUMN, Swasta dan Nasional untuk pemberdayaan ekonomi santri dan pedesaan.

Ribuan peserta yang hadir di acara Lounching KUR

Tampak dari belakang para peserta Peluncuran KUR Peternakan Rakyat dan BUMN hadir untuk Negeri. (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Beberapa penyalur KUR berpartisipasi dalam penyaluran KUR khusus peternakan rakyat yaitu, Bank BRI menyalurkan KUR sebesar Rp. 3,2 Milyard untuk 20 peternak dengan opteker PT. Widodo Makmur Perkasa di Wonogiri dan Koperasi Nusantara untuk Sapi Perah di Magelang, Bank Mandiri menyalurkan sebesar Rp. 1,3 Milyard untuk 1 kelompok peternak penggemukan sapi di Wonogiri dengan opteker BUMP PT. Pengayom Tani Sejagad, Bank BNI menyalurkan Rp. 695 Juta kepada 17 peternak dengan opteker BUMP PT. PPS. BNI juga menyalurkan pembiayaan BUMP untuk modal kerja sebesar Rp. 4,5 Milyard, sehingga dapat meningkatkan kelas mereka menjadi opteker KUR Peternakan Rakyat kemudian Bank Jateng menyalurkan sebesar Rp. 2,1 Milyard kepada 10 peternak penggemukan sapi dengan opteker PT. Widodo Makmur Perkasa dan pembiayaan SRG sebesar Rp. 380 Juta kepada 5 petani dengan skema Srg, dan Bank Sinar Mas menyalurkan pembiayaan Rp. 1,3 Milyard kepada 10 peternak penggemukan sapi dengan opteker PT. Widodo Makmur Perkasa. Sehingga total penyaluran peternakan khusus yang di salurkan sejumlah Rp. 8,9 Milyard, kredit korporasi untuk petani Rp. 4,5 Milyard dan pembiayaan SRG Rp. 380 Juta.

Sambutan Menteri Perekonomian

Menteri Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution sedang menyampaikan sambutan. (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Untuk mendukung program KUR peternakan rakyat, akan diresmikan 4 Kandang Komunal, CSR dari Jamkrindo dan Askrindo yang dikelola oleh Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani Indonesia. Selain itu Lembaga asuransi juga mendukung program peternakan rakyat dengan memberikan asuransi peternakan rakyat secara swadaya, dilaksanakan oleh Jasindo dengan rata-rata pertanggungan Rp. 20 Juta/ekor sapi. Dengan berbagai program yang di berikan kepada peternak, di harapkan semua bisa berjalan dengan baik. Begitu juga kaitannya dengan persyaratan administrasi, fihak perbangkan tentunya juga bisa memberikan kemudahan-kemudahan. Seperti disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution dalam sambutannya bahwa, “Saya ingat benar bahwa, Bank dan kementrian Pertanian bilang “pak, KTP aja dia gak punya”, bantu supaya dia ada KTP. Jangan bikin alasan dia gak punya KTP, gak boleh dapat KUR. Bantu …!”, “Satu-satunya alasan yang boleh di pakai untuk menyatakan tidak memenuhi syarat Cuma satu, yaitu tanahnya berperkara. Kalau tanahnya berperkara, kita menyerah. Terpaksa Pengadilan yang harus menyelesaikan”.

Foto bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

Peserta penerima KUR Khusus Sapi Foto bersama Gubernur Jateng. (doc. desa pare – Foto : Mariyanto)

Dalam rangkaian kegiatan juga dilaksanakan penyerahan simbolis baik KUR, SRG hewan ternak sapi, asuransi ternak, sertifikat organik Internasional. Untuk meningkatkan kinerja KUR dan SRG, juga diselenggarakan sosialisasi kepada perwakilan BUMD. Kemudian juga akan diadakan program peluncuran Pelatihan 1000 wira usaha santri oleh Yayasan Enterpreneur Santri dibawah pembinaan Prof. Dr. KH. Said Agil Siraf, MA., dan peresmian program Pelatihan Budi Daya Laut oleh Forum Santri Nasional. (admin)

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply