Musrenbang Kecamatan Selogiri Fokus Pada Pengentasan Kemiskinan

Selogiri, pare.desa.id – Untuk menentukam arah pembangunan terutama untuk mengimplementasikan Panca Program Bupati Wonogiri dan untuk pengentasan Kemiskinan di Wilayah Kecamatan Selogiri, maka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Tahun 2019 untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah daerah Tahun 2020, bertempat di Pendapa Kecamatan Selogiri, pada Kamis (07/02/2019) lebih di tekankan pada rencana Pembangunan RTLH, Jamban Keluarga dan Jaringan Listrik bagi Keluarga miskin di Kecamatan Selogiri. Berkenan hadir, Bambang Sadriyanto, Ketua Komisi III DPRD Wonogiri dan Tim Musrenbang Kabupaten Wonogiri. Peserta Musrenbang Kecamatan Selogiri terdiri dari anggota Forkompimcam Selogiri, Pimpinan Instansi tingkat Kecamatan, Kepala Sekolah mulai dari TK/Paud, SD, SMP, SMK/MAN baik Negeri maupun Swasta se-Selogiri, Pimpinan Perusahaan di Selogiri yaitu dari PT. Liebra Permana dan PT Deltomet, Pimpinan 5 Rumah Sakit Swasta di Selogiri, Pimpinan Organisasi, Kepala Desa/Lurah dan Tim Delegasi dari Desa se-Kecamatan Selogiri.

Peserta Musrenbang menyanyikan lagu Indonesia Raya

Forkompimcam dan seluruh peserta Musrenbang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kamis (07/02/2019) (Foto : Mariyanto)

Musrenbang adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah. Pemangku kepentingan adalah segenap pihak yang terkait dengan pembangunan, dalam hal ini adalah pihak akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintahan dan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Selogiri.

Tahapan kegiatan musyawarah untuk menjaring usulan dan masukan tentang kegiatan pembangunan untuk tahun 2020 telah dilaksanakan. Kegiatan musyawarah dimulai dengan Musyawarah Dusun, yang dilakukan tiap-tiap dusun untuk mengusulkan serta memutuskan skala prioritas pembangunan yang akan diusulkan dan kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah di tingkat Desa atau yang disebut dengan Musrenbangdes.

Tomas dan Toga se Selogiri sebagai peserta Musrenbang

Peserta Musrenbang terdiri dari Tomas dan Toga se-Kecamatan Selogiri. Kamis (07/02/2019)(Foto : Mariyanto)

Teknis pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada musrenbang kali ini tidak ada musyawarah atau usulan delegasi dari desa karena sekarang ini sudah diterapkan sistem e-planing dan yang menginput data langsung dari desa yang disebut sippd, sehingga setiap usulan yang menjadi prioritas kegiatan dari hasil musrenbangdes langsung di input oleh operator ke aplikasi e-planing dan semua data langsung masuk ke data tingkat kabupaten. Namun demikian seandainya dari desa masih ada kegiatan yang tercecer, masih bisa di usulkan langsung ke kecamatan dalam jangka waktu 1 minggu.

Caamat Selogiri menyampaikan paparan

Camat Selogiri, Drs. Sigit Purwanto, M.Pd. menyampaikan paparan program pembangunan. Kamis (07/02/2019)(Foto : Mariyanto)

Dalam paparan Drs. Sigit Purwanto, M.Pd, Camat Selogiri di sampaikan bahwa untuk penyusunan RKPD tahun 2020, mengambil isu strategis dari Kabupaten Wonogiri. Angka kemiskinan di Kabupaten Wonogiri saat ini mencapai 10,75 % lebih rendah dari tingkat provinsi yang masih berada di 11,35 %. Capaian ini belum juga membuat lega Bupati maupun Camat, stake holder kabupaten dan anggota dewan, karena targetnya bagaimana bisa melampaui angka nasional sebesar 9, 82 %. Maka kebijakan-kebijakan yang disampaikan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo apalagi akhir-akhir ini para Kepala Desa, Camat se-Kabupaten Wonogiri sering di undang dengan durasi yang sangat singkat ke Pendapa Kabupaten, agar bisa meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) dan untuk meningkatkan derajat kehidupan sosial dengan pembangunan berbasis sosial kemasyarakatan. Dan yang lebih ditekankan lagi dari Program Bupati yaitu untuk menuntaskan RTLH, menuntaskan Jamban dan menuntaskan sambungan listrik untuk keluarga miskin agar selesai di tahun 2020 sesuai dengan janji para Kepala Desa kepada Bupati Wonogiri.

Tim dari Kabupaten Wonogiri

Tim Kabupaten Wonogiri, Heru Utomo, S.H., M.H. dari Bappeda menyampaikan sambutan. Kamis (07/02/2019)(Foto : Mariyanto)

Tim musrenbang kabupaten yang hadir dipimpin langsung oleh Heru Utomo, S.H., M.H. dari Bappeda Kabupaten Wonogiri. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kaitannya dengan Kades dan Lurah dikumpulkan di Pendapa Kabupaten, harapannya agar ada sinergi dalam merencanakan kegiatan dan anggaran sehingga ada kolaborasi dengan tingkat pemerintahan. Disampaikan pula berkaitan dengan capaian Panca Program Bupati Wonogiri bahwa kalau Allah mengijinkan, pada tanggal 21 Februari 2019 ini, nilai akuntabilitas atau kinerja pemerintahan akan mendapatkan Promosi dan nilai BB. Nilai BB ini tidak mudah, karena dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, hanya 5 Kabupaten/Kota yang di promosikan termasuk Kabupaten Wonogiri. Tentunya tidak serta merta secara instan semua ini dicapai, namun dari hasil kerja semua stake holder, birokrasi, legislatif dan masyarakat. Sedangkan yang dimaksut capaian kinerja adalah apa yang digagas pemerintah tidak hanya yang terbangun, tapi juga bisa digunakan sehingga ada hasilnya. (admin/mar).

 

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply