Sarasehan Bupati Wonogiri Bersama Perangkat Desa Di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri

pare.desa.id, WONOGIRI – “Sarasehan bersama Perangkat Desa di Kabupaten Wonogiri ini, harus dimaknai sebagai satu daya upaya dalam kita menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat”, demikian yang di ucapkan Joko Sutopo, Bupati Wonogiri dalam acara Sarasehan Bupati Wonogiri bersama Perangkat Desa, bertempat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Senin (25/02/2019). Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Wonogiri, Asisten Pemerintahan Dan kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Wonogiri, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial, Camat se – Kabupaten Wonogiri dan Perangkat Desa se – Kabupaten Wonogiri yang tergabung dalam wadah organisasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).

Laporan Penyelenggaraan

Suparjo, Ketua Umum PPDI saat menyampaikan laporan penyelenggaraan. (Foto : Mariyanto)

Perangkat Desa Wonogiri merasa sangat tersanjung dan mendapatkan suatu kehormatan tersendiri, karena selama kurun waktu 3 tahun Mas Jekek (panggilan akrab Bupati Wonogiri) menjabat sebagai bupati, baru kali ini berkesempatan diundang untuk bersama – sama silaturahmi dalam acara sarasehan, yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Seperti yang disampaikan oleh Suparjo, Perangkat Desa dari Kecamatan Giriwoyo selaku Ketua Umum PPDI Kabupaten Wonogiri dalam laporannya, “Yang pertama, kami atas nama PPDI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada beliau bapak bupati yang sudah berkenan mengundang PPDI Wonogiri dalam acara sarasehan”, ungkap Suparjo yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh anggota PPDI yang hadir.

Sambutan Assisten Pemerintahan dan Kesra

Asisten Pemerintahan Dan kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Wonogiri, Drs. Edy Sutopo, M.Si saat memberikan sambutan. (Foto : Mariyanto)

Asisten Pemerintahan Dan kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Wonogiri, Drs. Edy Sutopo, M.Si mengatakan, tujuan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan juga penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 diantaranya adalah mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Dijelaskan bahwa sebenarnya ada 3 pilar untuk mewujudkannya, namun sebagai kata kuncinya adalah peningkatan pelayanan masyarakat  ditegaskan bahwa kalau bisa dipermudah, maka jangan dipersulit dan dilayani dengan sepenuh hati.

Sambutan Ketua DPRD

Setyo Sukarno, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri saat menyampaikan sambutan. (Foto : Artadi P.)

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Setyo Sukarno menyampaikan bahwa dengan terbangunnya sinergisitas antara Perangkat Desa, Pemerintah Desa dengan Bupati Wonogiri tentunya akan semakin banyak ruang untuk komunikasi dan ruang untuk konsultasi yang tentunya akan mendekatkan hubungan antara Perangkat Desa dengan Bupati, dan harapannya RPJMD betul-betul teraktualisasi dalam Pemerintahan Desa, sehingga penjabaran dimasing – masing desa bisa bersinergi dengan panca program Bupati Wonogiri, dengan semangat Sesarengan mBangun Wonogiri.

Arahan Bupati Wonogiri

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat memberikan pengarahan. (Foto : Mariyanto)

“Siapa kita, Indonesia, Ideologi kita, Pancasila, Semangat kita, NKRI Harga Mati”, itulah yel-yel Mas Jekek dalam mengawali pengarahannya dengan diikuti seluruh hadirin untuk mencairkan suasana biar lebih fress. Selanjutnya Bupati menegaskan bahwa acara sarasehan pada kesempatan itu adalah sebagai daya upaya untuk saling mengingat, karena Kepala Desa adalah satu etintas, ditetapkannya Undang – undang Nomor 6 Tahun 2014, desa mempunyai satu kemandirian, desa mempunyai satu keleluasaan, sehingga desa menjadi para meter apakah ruang – ruang pengabdiannya bisa terpenuhi dengan baik, agar implementasi dari Undang – undang Desa bisa dipertanggungjawabkan dengan baik. Dalam sambutannya, disampaikan pula tentang refleksi 3 tahun Joko Sutopo menjabat sebagai Bupati Wonogiri dan capaian – capaian dalam melaksanakan Pembangunan diberbagai bidang melalui Panca Programnya dengan Semangat Sesarengan mBangun Wonogiri, yaitu Alus dalane, yang sudah mewujudkan pembangunan jalan sepanjang 900 KM, dan yang belum dibangun akan diselesaikan dalam kurun waktu 2 tahun yang tersisa, Pelayanan Kesehatan gratis di Bangsal kelas 3 RSUD Sudiran Mangun Sumarso serta pembebasan retribusi di Puskesmas, dan Pendidikan Dasar gratis, SD dan SMP, kamudian pada tahun 2019 akan memberikan seragam sekolah secara gratis di Pendidikan Dasar, juga pemberian Bea siswa bagi Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Wonogiri, diawali pada tahun 2016 dan pada tahun 2018 terjaring 162 Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi terakreditasi A telah mendapatkan Bea Siswa. Kemudian target pada tahun 2019 minimal 200 Mahasiswa Berprestasi yang akan diberikan Bea siswa.

Camat se-Kabupaten Wonogiri ikuti sarasehan

Camat se – Kabupaten Wonogiri turut di undang bupati untuk mengikuti sarasehan. (Foto : Mariyanto)

Perangkat Desa sebagai peserta sarasehan

Perangkat Desa se – Kabupaten Wonogiri sebagai Peserta sarasehan beersama bupati. (Foto : Mariyanto)

Diakhir sambutannya ditegaskan bahwa PPDI adalah sebuah wadah politik bagi Perangkat Desa di Kabupaten Wonogiri, dan karena merupakan wadah politik, maka dipersilahkan bagi Perangkat Desa untuk berpolitik, dan dipersilahkan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan organisasi PPDI. (admin)

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply