Training aplikasi loket administrasi kependudukan online kepada 25 desa pilot project

WONOGIRI, pare.desa.id – Dalam rangka mempersiapkan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Wonogiri dengan sistem online, Pemkab Wonogiri melalui sekda mengundang operator desa/kelurahan untuk mengikuti training aplikasi loket adminduk (adminitrasi kependudukan). Kegiatan tersebut digelar Jum’at (8/3/2019) di ruang pertemuan lantai dua, kantor Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kabupaten Wonogiri.

Kadisdikcapil Wonogiri, Sungkono (memegang mic) saat membuka training layanan adminduk online bagi 25 desa/kelurahan pilot project di kantor Disdukcapil Wonogiri, Jum’at (8/3/2019) (Foto : Agung)

Kadisdukcapil Wonogiri menerangkan bahwa sebelumnya telah mengadakan koordinasi dengan camat se kabupaten Wonogiri untuk menunjuk desa atau kelurahan sebagai pilot project. Sebanyak 25 desa/kelurahan ditunjuk sebagai pilot project mewakili 25 kecamatan. Desa Sendang salah satu desa pilot project layanan online adminduk mewakili kecamatan Wonogiri. “Melalui training ini, kita akan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Mereka termudahkan dengan cukup mengurus administrasi sampai desa/kelurahan,” kata Sungkono.
Lebih lanjut ia mengatakan dengan layanan online loket adminduk di desa/kelurahan maka warga Wonogiri dapat mengajukan permohonan sejumlah dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil terlebih dahulu. Ia juga berpesan agar disampaikan kepada masyarakat bahwa tunggakan Disdukcapil Wonogiri terkait cetak e-KTP sudah selesai. Saat ini kartu e-KTP sudah didistribusikan ke kecamatan. Jadwal pendistribusian ke desa/kelurahan juga sudah dibuat.

Kabid PIAK Disdukcapil Wonogiri, Totok Sugiyarto (berdiri-kaos putih) saat menyampaikan materi teknis pada training pelayanan adminduk online, Jum’at (8/3/2019) (Foto : Agung)

Pada kesempatan yang sama, Totok Sugiyarto Kabid PIAK Disdukcapil Wonogiri mengatakan dokumen kependudukan yang dapat diakses melalui layanan online adalah Pengajuan KTP Elektonik, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Kartu Identitas Anak (KIA). Layanan online ini memang disediakan untuk warga yang tidak memiliki cukup waktu untuk mengurus langsung ke kantor Disdukcapil. Mereka cukup mendaftar secara online kemudian mendapatkan notifikasi SMS atau pemberitahuan dari loket adminduk online desa/kelurahan untuk mengambil dokumen yang dimohonkan dengan membawa persyaratan yang sebelumnya diupload atau diunggah saat melakukan pendaftaran online.

Peserta mempelajari alur pelayanan adminduk online hingga praktek input dokumen pada training pelayanan adminduk online di kantor Disdukcapil Wonogiri, Jum’at (8/3/2019) (Foto : Agung)

Selanjutnya materi teknis pengoperasian layanan adminduk online disampaikan Ervan, ahli IT Disdukcapil Wonogiri. Operator desa/kelurahan mempraktekkan langsung dengan membuka alamat situs http://124.40.252.12/loket/index.php/welcome. Setelah itu masuk dengan menggunakan username dan password yang telah diberikan. Didalamnya telah tersedia layanan pembuatan dokumen Pendaftaran Penduduk dan Pelayanan Pencatatan Sipil. Pendaftaran penduduk terdiri dari menu KK, KTP, Pindah datang tercecer dan KIA (Kartu Identitas Anak). Sedangkan menu pencatatan sipil terdiri dari akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, pengangkatan anak, perubahan nama, perubahan kewarganegaraan, pembetulan akta, pembatalan akta, dan peristiwa penting lainnya.
“Diharapkan dari desa/kelurahan pilot project dapat memulai pelayanan adminduk online pada Senin (11/3/2019). Desa/kelurahan harus memastikan koneksi internetnya lancar, dan telah memiliki scanner,” pungkas Ervan. (sendang-wonogiri.desa.id)

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply