Pilkades Pare Damai

Pare, pare.desa.id – Dalam setiap kesempatan, baik pada acara rapat panitia maupun dengan para calon kades, Ngatno sebagai ketua panitia pilkades selalu menyampaikan, “Pilkades Pare Damai”. Demikian juga waktu sambutan pada acara Penyampaian Visi Dan Misi Calon Kepala Desa Pare yang bertempat di Pendapa Kantor Balai Desa Pare, langsung diserukan, “Pilkades Pare Damai, Pilkades Pare Damai, Pilkades Pare Damai”  yang diikuti seluruh hadirin. Selasa, (17/09/2019). Selain seluruh panitia, acara diikuti oleh ketiga calon kades beserta istrinya masing – masing, Forkompincam Kecamatan Selogiri, Pj. Kepala Desa Pare, LPM, BPD, Tokoh masyarakat dan pendukung calon kades masing – masing calon membawa 25 orang.

Ngatno, Ketua Panitia Pilkades Desa Pare saat menyampaikan sambutan pada acara pemaparan Visi dan Misi Calon Kades. (Foto : Mariyanto)

Kata – kata atau yel – yel itu selalu didengungkan oleh Ngatno, dengan harapan agar pelaksanaan Pilkades Desa Pare benar – benar bisa berjalan dengan damai, tenteram, aman, lancar, tidak terjadi gesekan – gesekan diantara warga dan semua tetap dalam keadaan kondusif. Demikian halnya dengan pelaksanaan kampanye selama 3 hari, mulai Selasa, (17/09/2019) sampai dengan Kamis, (19/09/2019), masing masing calon bisa memanfaatkan kesempatan kampanye dengan sebaik – baiknya untuk menyampaikan Visi dan Misinya sebagai calon Kepala Desa kepada seluruh warga masyarakat Desa Pare. Lebih lanjut Ngatno menjelaskan bahwa, Visi dan Misi adalah sebagai tolak ukur kerja menjabat sebagai Kepala Desa selama 6 tahun. Dalam kampanye dibagi menjadi 3 Zona. Klik Zona dan Jadwal Kampanye

Waloyo Dwi Brasto, calon kades dengan nomor urut 1 saat menyampaikan Visi dan Misinya. (Foto : Mariyanto).

Tekhnis penyampaian Visi dan Misi adalah sesuai dengan nomor urut, sehingga kesempatan pertama diberikan kepada Waloyo Dwi Brasto Nomor urut 1. Visi Waloyo apabila terpilih menjadi Kepala Desa Pare periode tahun 2019 – 2025 adalah “Bersama warga dengan segenap lembaga kemasyarakatan mengejar ketertinggalan dari desa lain”. Menurut Waloyo Dwi Brasto, keadaan Desa Pare saat ini masih tertinggal jauh dengan desa – desa yang lain dengan arti yang luas, sekupnya bukan hanya wilyah sekecamatan, sehingga perlu adanya perubahan – perubahan dan peningkatan diberbagai bidang untuk mengejar ketertinggalan yang dimaksud. Sedangkan untuk mewujudkan Visi tersebut, Misinya adalah dengan cara, memberdayakan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada, meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara lembagalembaga yang ada dipemerintahan desa, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, peningkatan pembangunan infrastruktur termasuk sarana pelayanan masyarakat, peningkatan pembangunan RTLH dan Jamban keluarga, peningkatan peran kader dalam pembangunan masyarakat, peningkatan swadaya dan gotong royong masyarakat, dan mendorong peningkatan pendapatan keluarga. ( Dokumen klik Visi Misi Waloyo )

Suwardi, calon kades dengan nomor urut 2 saat menyampaikan Visi dan Misinya, (Foto : Mariyanto)

Kesempatan kedua diberikan kepada Suwardi, calon kades dengan nomor urut 2, dengan didahului menyampaikan profilnya kepada hadirin secara lengkap, selanjutnya memaparkan Visinya apabila terpilih sebagai Kepala Desa Pare. Visinya adalah, “Gotong Royong membangun Desa Pare yang jujur, adil, sejahtera berbudaya dan berakhlak mulia”. Untuk mewujudkan visi tersebut, Wardi (panggilan akrabnya) membuat program kerja dan Misinya adalah, melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan sesuai rencana, mewujudkan pemerintatran desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari – hari, baik dengan pemerintahan maupun dengan masyarakat desa, meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat desa, mewujudkan sarana dan prasarana desa yang memadai, mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa, meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal, dan meningkatkan kehidupan desa secara dinamis dalam segi keagamaan dan kebudayaan. ( Dokumen klik Visi Misi Suwardi )

Sugeng, calon kades dengan nomor urut 3 saat menyampaikan Visi dan Misinya, (Foto : Mariyanto)

Kemudian pada kesempatan ketiga atau yang terakhir diberikan kepada Sugeng dengan nomor urut 3. Visinya apabila terpilih menjadi Kepala Desa Pare periode tahun 2019 – 2025 adalah, “Terwujudnya masyarakat Desa Pare yang maju, beriman, berbudaya, aman, tenteram dan sejahtera”. Sugeng membuat Visi ini karena menurutnya masyarakat Desa Pare harus optimis, masyarakat Desa Pare harus maju, maju disemua bidang. Sedangkan untuk mecapai Visi tersebut Misinya adalah, “mengoptimalkan pemerintah desa pare, menciptakan kondisi masyarakat yang aman tertib guyup rukun sesuai dengan nilai – nilai agama sosial budaya dan adat istiadat, membangun saftma dan prasarana umum yang aman dan nyaman, memberdayakan potensi yang ada di desa pare, memberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa pare serta mengoptimalkan pengolaan BUMDes, memajukan sektor pertanian , peternakan , perikanan, industri dan kerajinan rumah tangga, meningkatkan sarana prasarana dan mutu layanan kesehatan di desa melalui program desa siaga sehat, pembangunan RTLH dan sanitasi lingkungan,  dan perlindungan kaum tidak mampu, perempuan dan anak, kaum difabel dan adanya mobil layanan sosial. ( Dokumen klik Visi Misi Sugeng )

(admin)

 

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply