Sebanyak 7 Desa Menggelar Pilkades Di Kecamatan Selogiri

PARE, pare.desa.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahap III Kabupaten Wonogiri 2019 digelar di 186 desa, Rabu, (25/09/2019). Kecamatan Selogiri terdapat 7 desa yang menggelar pilkades yakni Desa Pare, Desa Gemantar, Desa Sendangijo, Desa Pule, Desa Jaten, Desa Singodutan dan Desa Kepatihan.

Panitia Pilkades Pare menggelar hajatan tersebut di Gedung Badminton Balai Desa Pare. Gedung tersebut dibagi menjadi 3 ruangan yakni TPS 1, TPS 2 dan TPS 3. Masing-masing TPS dibentuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terdiri dari ketua dan 5 anggota. 2 orang bertugas mendampingi di meja ketua, 1 orang di meja pendaftaran pemilih, 1 orang penjaga kotak suara dan 1 orang bertugas di dekat botol tinta sidik jari.

Antusiasme warga dalam menggunakan hak pilihnya tampak luar biasa. (Foto : Mariyanto)

Warga mengantri mendaftar di TPS Balai Desa Pare sejak pukul 07.00 WIB. Antrian awal didominasi oleh pemilih berusia lanjut dan para pekerja/karyawan pabrik. Ketua Panitia Pilkades Pare, Ngatno, menjelaskan, “Bagi pemilih yang berusia lanjut, ibu – ibu hamil dan karyawan pabrik, silahkan antri lebih dulu,” jelasnya. Karyawan pabrik diberikan kesempatan memberikan hak suaranya terlebih dahulu mengingat pengurusan ijin yang tidak mudah.

Sebelum melaksanakan tugasnya, panitia pilkades mengucapkan sumpah dan janji yang dipandu oleh Ngatno, Ketua Panitia. (Foto : Mariyanto)

Sebelum pemungutan suara dimulai, panitia pilkades melaksanakan upacara pengambilan sumpah dan janji. Kemudian setelah pengambilan sumpah dan janji, Ngatno, dalam sambutannya berharap agar dalam melaksakan tugas bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan. Seperti yang disampaikan dalam sambutannya bahwa, “Semoga kita selalu diberikan kekuatan, sehingga dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan, dituntut kebenaran, menuju keabsahan”.

Calon Kades, urut dari kiri, Waloyo Dwi Brasto besert istri, Suwardi beserta istri dan Sugeng juga beserta istri. (Foto : Mariyanto)

Dalam Pilkades Pare 2019 ini diikuti 3 calon kades yakni Waloyo Dwi Brasto (nomor urut 1) pernah menjabat sebagai Kepala Desa Pare selama 14 tahun, Suwardi (nomor urut 2), dan Sugeng (nomor urut 3) sebagai petahana. Tercatat 1295 pemilih di TPS 1, 1345 pemilih di TPS 2 dan 1348 pemilih di TPS 3 sehingga total pemilih dalam DPT sebanyak 3988. Yang hadir menggunakan hak pilihnya 848 pemilih di TPS 1, 830 pemilih di TPS 2 dan 897 pemilih di TPS 3, sehingga jumlah yang menggunakan hak pilih sebanyak 2555 pemilih.

Ketua Panitia Pilkades, Ngatno saat memberikan sambutan. (Foto : Mariyanto)

Ngatno menjelaskan bahwa pemungutan suara ditutup pada pukul 14.00 WIB. Untuk bisa mencoblos, pemilih harus membawa undangan. “Jika lupa tidak membawa undangan maka pemilih harus menunjukkan E-KTP dan nama harus masuk di DPT (daftar pemilih tetap). Setelah pemungutan suara ditutup, dilanjutkan penghitungan suara,” katanya.

Perolehan suara ketiga Calon Kades. (Foto : Mariyanto)

Penghitungan suara dimulai pukul 14.10 WIB. Panitia Pilkades menyiapkan layar lebar di halaman pendapa balai desa untuk mempermudah warga dalam mengikuti jalannya penghitungan suara, karena proses penghitungan dilaksanakan serentak 3 TPS didalam gedung badminton balai desa. Sekira pukul 16.15 WIB penghitungan ketiga TPS telah selesai dengan perolehan suara, Waloyo Dwi Brasto 446 di TPS 1, 373 di TPS 2 dan 382 di TPS 3, Suwardi 127 di TPS 1, 38 di TPS 2 dan 52 di TPS 3, kemudian Sugeng 272 di TPS 1, 411 di TPS 2 dan 454 di TPS 3. Total perolehan suara, Waloyo Dwi Brasto 1201 suara, Suwardi 217 suara dan Sugeng 1137 Suara. Dengan hasil tersebut maka ditetapkanlah Waloyo Dwi Brasto sebagai Calon Kades Pare terpilih periode 2019–2025. Hal ini sesuai dengan maklumat Ngatno, Ketua Panitia Pilkades Desa Pare. (admin)

 

Komentar Facebook

You may also like...

Leave a Reply