Sebanyak 44 Calon PPS Ikuti Tes Wawancara Di Kecamatan Selogiri

Selogiri, pare.desa.id – Proses penerimaan calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Bupati Wonogiri dan Wakil Bupati Wonogiri Tahun 2020 di Wonogiri telah memasuki tahapan tes wawancara. Begitu juga di wilayah Kecamatan Selogiri, tes wawancara diikuti sebanyak 46 calon anggota PPS. Para peserta tes wawancara adalah mereka yang sebelumnya dinyatakan lulus tes tertulis. Tes wawancara secara serempak dilaksanakan oleh 25 PPK kecamatan yang ada di Wonogiri dan berlangsung selama 3 hari yakni antara, 11 hingga 13 Maret 2020. Di Selogiri pelaksanaan tes tertulis bertempat di Rumah Dinas Camat Selogiri, pada Kamis (12/03/2020), dari jumlah peserta yang lolos tes tertulis tercatat 46 peserta, sedangkan yang hadir mengikuti tes 44 peserta, 1 peserta tidak hadir dan tidak bersurat untuk minta dispensasi ke KPU atas nama Sekar Paramita dari Desa Kepatihan, dan 1 peserta mengikuti tes wawancara pada hari Jum’at, (13/03/2020) pukul 09.00 karena sudah bersurat dan telah mendapatkan dispensasi dari KPU Kabupaten Wonogiri karena mewakili orang tua menghadiri wisuda adik kandung di IPB (Institut Pertanian Bogor), atas nama Riska Damar Oktapujiyani dari Desa Pare.

Pelaksanaan tes wawancara pada hari Kamis (12/03/2020) di Kecamatan Selogiri, tampak puluhan peserta yang datang langsung mengisi daftar hadir dan terus duduk tengah antre untuk mengikuti tes. Para peserta tersebut kemudian dipanggil satu persatu secara bergantian masuk ke dalam ruangan tes dan di dalam ruangan tersebut peserta di wawancarai oleh dua orang anggota PPK Kecamatan.

2 anggota PPK Kecamatan Selogiri, Koko Asmi Pambuka dan Ulin Handana sedang mewawancarai calon anggota PPS. (Foto : Ulin)

Peserta diberikan pertanyaan seputar pemahaman tentang kepemiluan, apa itu tugas PPS dan rekam jejaknya, pengetahuan wilayah, netralitas,komitmennya sebagai PPS dan juga praktek komputer,” ujar Mariyanto, Ketua PPK Kecamatan Selogiri saat menjawab pertanyaan dari jurnalisme pare.desa.id. Mariyanto menyebutkan, bahwa di Kecamatan Selogiri sendiri, terdapat 46 peserta yang mengikuti tes wawancara yang berasal dari 11 desa/kelurahan.  “Mudah-mudahan dalam waktu satu hari proses wawancara PPS Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 dapat berjalan dengan baik,” imbuh Mariyanto.

Komisioner KPU Kebupaten Wonogiri Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Augustina Puspa Dewi, S.E., M.M. dan Ketua PPK Kecamatan Selogiri, Mariyanto sedang mewancarai peserta dari lembaga pendidikan, Agus Sumaryanto.

Komisioner KPU Kebupaten Wonogiri Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Augustina Puspa Dewi, S.E., M.M. dan Ketua PPK Kecamatan Selogiri, Mariyanto sedang mewancarai peserta dari lembaga pendidikan, Agus Sumaryanto. (Foto : Ulin)

Kemudian pada hari Sabtu, (14/03/2020), PPK Kecamatan Selogiri masih melaksanakan tes wawancara yang dilakukan langsung oleh komisioner KPU, untuk memenuhi kebutuhan atas kekurangan calon PPS Desa Pule dari lembaga pendidikan. Hal ini sesuai dengan regulasi, dilakukan KPU Kabupaten Wonogiri karena 1 peserta dari Desa Pule gagal mengikuti tes tertulis karena pada pelaksanaan tes tanggal 04 Maret 2020 peserta atas nama Handoyo sedang berada di Lampung. Peserta dari lembaga pendidikan tersebut bernama Agus Sumaryanto, dan pada pukul 09.00 langsung masuk ke ruang tes di Rumah Dinas Camat Selogiri, dan diwawancarai langsung oleh Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Augustina Puspa Dewi, S.E., M.M. dan Ketua PPK Kecamatan Selogiri, Mariyanto. (admin)

Komentar Facebook

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan